Friday, April 6, 2018

REVIEW HONOR 9 LITE, 4 Kelebihan dan Kekurangan Ponsel ini!!


        
       Mengulas kelebihan dan kekuarangan Honor 9 Lite, kita bakal sepakat klo ponsel ini memiliki tampilan fisik yang cantik, layar kekinian dengan 4 kamera sekaligus tentunya cukup menarik, apa lagi harga flash sale-nya hanya Rp. 2.3jutaan.

KEMASAN

        Kotak atau Box dari Honor 9 Lite berwarna biru muda lebih mirip biru telor asin :D ,  Berikut isi dari paket penjualannya :
  • Handset/Device
  • Kabel Data dan Earphone
  • Charger
  • Buku Panduan dan Sim Ejector
  • Softcase



VIDEO : UNBOXING HONOR 9 LITE


REVIEW HONOR 9 LITE, 4 Kelebihan dan Kekurangan Ponsel ini!!!!


+1. Layar dan Desain Cantik

        Patut diacungi jempol dengan desainnya yang begitu cantik, pilihan warna yang stylish, tampilan sentuhan melengkung 2.5D efek kaca cassing belakang ini terlihat premium, materialnya sih... kayak plastik kalau disentuh, tapi secara keseluruhan body ponsel ini cukup solid, slim, ringan dan bakal nambah kegantengan kecantikan kamu saat pegang ponsel ini. Satu lagi bagian cassing belakang ini bisa jadi cermin buat kalian yang mau selfie dengan kamera belakang, yang bakal bantu kalian berada di posisi dan pose terbaik.

 
 
        Begitu pula dengan bagian layar, Gayafone suka lekungan 2,5D-nya seolah-olah menyatu dengan pinggiran ponsel, bila disentuh bagian sampingnya seolah tanpa batas. Bentangan layar seluas 5.65in beresolusi FHD memberikan tampilan warna dan kecerahan yang maksimal meski di bawah terik matahari atau cahaya ruangan, pandangan lebih luas berkat adaptasi layar 18:9, ditambah border hitam layar ini terbilang tipis.



+2. Fitur Melimpah

        Seperti biasa Gayafone membahas lebih banyak soal fitur software maupun hardware yang dimiliki sebuah ponsel. Nah Honor 9 Lite ini telah berbasis android terkini versi Oreo 8.0 yang dibalut dengan sentuhan tampilan Emotion UI 8.0... ya Gayafone pernah bahas OS ini di video Huawei nova 2i.



        Beberapa fitur menarik pilihan Gayafone salah satunya : 
  • App twin, dimana kalian bisa mengkloning aplikasi seperti whatsapp untuk login secara bersamaan dengan nomor berbeda di satu ponsel. 
  • Batere saving mode, untuk mengoptimalkan kinerja baterai ponsel ini, owh yah kalian biasa atur resolusi layar menjadi HD untuk menghemat baterai. 
  • Nah selanjutnya jika kalian ingin tampilan klasik dengan app drawer, kalian bisa atur di bagian display, disini juga bisa mengatur layar agar lebih bersahabat dengan mata (eye control). 
  • Fitur keamanan seperti mengunci aplikasi dan fitur pencari ponsel saat kamu kehilangan atau lupa menyimpan dimana, ingat fitur ini jangan kamu fungsikan untuk melacak gebetan kamu ya.
  • Berikutnya smart assistance, disini bisa atur fitur one hand mode, motion control seperti screen shoot dengan 3 jari, atau double touch untuk screen on atau off. Fitur ini cukup membantu bagi ponsel dengan posisi sidik jari di belakang, jadi ga perlu repot angkat telpon saat ingin lihat notif ketika ponsel terlentang.
  • Lanjut lagi, ada phone manager yang siap monitoring ponsel. 
  • Aplikasi kesehatan, untuk cek seberapa jauh langkah kalian saat olah raga, yup bukan seberapa jauh move on kalian dari mantan yah. 
  • Fitur pengganti tema, tentunya fitur yang membantu kalian biar tidak bosan dengan tampilan laya itu itu aja. 


        Nah selain fitur software diatas, dukungan fitur hardware seperti 
  • Sensor sidik jari yang bekerja dengan cepat dan akurat. 
  • Ada juga led notifikasi yang siap siaga memberikan tanda pesan masuk dan lainnya. 
  • Dukungan membaca usb otg.
  • Dan terakhir fitur Huawei histen technology audio 3d untuk menghasilkan audio yang baik. 

+3. Performa Yang Bisa Diandalkan

        Kita tilik ulang kembali, ponsel ini ditenagai oleh processor 8 inti kepala hisilicon kirin 659 bersanding dengan kartu grafis MT830 MP2, ram 3gb dan internal data 32gb. Jika di test dengan Antutu, score-nya hampir mirip dengan score Snapdragon 625 milik Qualcomm, cuman yang beda hisilicon kirin 659 ini berteknologi 16nm bukan 14nm yang dimiliki Snapdragon 625. Nah untuk performa kartu grafis mengolah game dan visual masih bisa berasaing dengan Adreno 506, saat bermain game Tekken, Nova 3 masih terbilang lancar, baru terlihat grafik menurun saat memainkan game Asphalt Extreme, Dengan update UI terbaru ini, kinerja ponsel lebih optimal, beda saat Gayafone menggunakan Huawei Nova 2i dengan Emotion UI versi 5, ada aja lag atau stuck saat main game..




        Beralih ke daya tahan baterai 3000mAh ini, Gayafone test untuk play film atau drama, mampu bertahan sekitar 10 jam, setidaknya cukup dipakai seharian dengan aktifitas normal. 

+4. Kamera Yang Impresif

      Ya.. menyematkan 4 kamera sekaligus tentunya bukan hal baru lagi, karena Gayafone sendiri sudah mencobanya saat memegang saudara sepeguruan yaitu Huawei Nova 2i. Tapi dengan harga cuman 2.3juta-an sih menjadi daya tarik yang menggoda.
         Kamera belakang disematkan dua lensa 13MP+2MP dan kamera depan pun sama 13MP + 2mp. Gayafone suka sekali dengan shutterspeed kameranya yang cepat, kalian ga bakalan kehilangan momen saat objek banyak bergerak. 
        Untuk mode kameranya sendiri lumayan banyak, salah satunya yang disukai, mode pro, mode HDR, mode light painting, dan mode portrait atau bokeh. nah khusus buat mode bokeh, jika kalian ingin ngedit ulang focus atau refocus pakai mode wide aperture saja, setelah foto jadi pun focus bisa diatur kembali sesuai selera. Untuk hasilnya dikondisi terang, hasil foto terlihat detail dan warnanya nampak lebih keluar, fitur bokehnya pun terlihat rapih. Katanya sih, fitur yang unik lainnya, fitur beauty mode-nya otomatis diatur sesuai gender loh..
        Okay lalu bagaimana di kondisi low light dan malam hari?? Kita bahas di bagian berikutnya. 
     

        Setelah membahas kelebihan, sekarang mari kita bahas kekurangan dari ponsel ini. Sebenarnya untuk membahas bagian ini, agak merujuk ke selera masing-masing user ponsel.. Ya tidak terlalu signifikan tapi bisa jadi pertimbangan.

-1. Cassing Cepat Kucel, Rentan Pecah

        Dengan bahan kaca pada cassing belakang ini, tidak menutup kemungkinan bakal cepat lecet atau pecah saat terjatuh, beda jika bahan cassing-nya ini dari logam atau metal, selain itu juga ponsel terasa licin dan selalu meninggalkan bekas sidik jari hingga terlihat kucel, jika pakai hardcover bawaan, meski jadi aman tapi persentase kegantengan sedikit menurun.. 

-2. Port Charger Masih Tipe B

        Port charger masih micro usb tipe B, ya... di tahun 2018 ini setidaknya sudah mengadaptasikan tipe c, meski tidak terlalu penting setidaknya teknologi terbaru perlu diterapkan.. 

-3. Sim Hybrid

       Slot simcard menganut sim hybrid, dengan terpaksa kalian harus mengorbankan salah satu fungsi, mau pasangan dual sim atau single sim dengan tambahan kartu sd. Dengan semakin update OS android dan aplikasi terbaru, tentunya kapasitas rom yang terpakai semakin besar bukan?? nah internal 32GB ini harus kalian hemat jika memang ingin memakai dual sim

-4. Hasil Foto Low light Kurang Optimal

        Agak kurang kualitas foto saat low light atau malam hari.. ya karena lensa belakang ini aperture f2.2, daya tangkap cahaya saat low light agak kurang optimal, hasilnya bisa terlihat agak noise, meski ada led flash, Gayafone kurang suka memakainya, karena kecantikan pesona malam hari berkurang jika memakai led flash.


        So far, kekurangan ini kembali lagi ke selera masing-masing.. Sekian review kali ini, bila kalian suka share ke sosmed kalian yah, nantikan info update gadget selanjutnya.


EmoticonEmoticon