Friday, February 21, 2020

TRUE WIRELESS EARPHONE BLITZWOLF BW-FYE8 || Impresif



        Ini adalah kemasan true wireless earphone Blitzwolf BW-FYE8 harganya kurang lebih 40 dolar, klo dirupiahkan sekitar Rp. 550rb-an, kalian bisa dapetin earphone ini di banggood.com nanti saya cantumin link seller-nya di kolom deskripsi. 
        Didalam kemasan yang pertama seperti biasa ada buku manual, disini juga lengkap ada beberapa bahasa,  berikut charging case-nya, lalu earbuds kanan kiri, didalam box kecil ada eartips tambahan ukurannya small dan large, Nah yang terakhir kabel data micro usb.



      Kita mulai dari charging case-nya dlu, tampilan kombinasi material plastik glossy di bagian atas dan di bagian body berbahan logam aloy yang dipoles warna sedikit mengkilat, tampangnya cakep  hanya saja terlihat seperti kotak kemasan kosmetik punya istri saya, so far sih nyaman di genggaman dan berasa pas di tangan.



    Bagian depan terpampang nyata nama Blitzwolf yang diatasnya ada 4 led indikator, bagian belakang lubang charger micro usb dan paling bawah ada keterangan detail charging case-nya, lalu masuk ke interior disini sederhana saja tidak ada detail kiri kanan. Untuk baterai yang disematkan 500mAh yang di-claim mampu nge-charge earbuds 3 sampai 4 kali.
      Seluruh body earbuds berbahan plastik glossy dengan panjang kira-kira 44 milimeter dan ketebalan 15 milimeter, emang keliatan agak panjang. Kapasitas baterai earbuds-nya  40mAh mampu bertahan memainkan lagu hingga 5 jam, di bagian tengah ini ada led indikator dan tepat diatasnya ada multi touch key atau touch control, ya.. memang secara desain nampak tidak terlihat. Tekan 2 detik untuk power on dan tekan 10 detik untuk mematikan. Lalu berikutnya disini ada detail mana kanan kiri dan karet earbuds yang dipakai ini sedikit agak kaku, tapi masih ok lah dan terasa lembut. Lalu paling bawah disini ada plate atau pin buat ngecharge dan lubang microphone. Dukungan blutut versi 5.0 dengan chipset qcc3020 bikin transmisi lebih stabil dan kosumsi power lebih rendah, sensitifitas 97 decibel dengan impedance 16 ohm dan untuk driver ga tanggung-tanggung pake dual dynamic driver 6mm dengan diafragma graphene, ya ini termasuk keren karena materialnya yang premium. Selain itu juga support fitur aptx dan dsp noise reduction. Proses charging earbuds ini kurang lebih 1 jam dan lebih mudah nempel karena ada magnetnya.


        Langsung kita test saja, pairing dengan hapenya. Nah disini langsung terdeteksi dan pairing mudah sekali langsung connect kiri kanan, terlihat disini fitur aptx-nya sudah aktif.
       Setelah beberapa menit memainkan lagu di youtube memang kerasa noise-nya lebih rendah, awalnya saya kira bakal nge-bass banget ato tipikal basshead ,ternyata ini lebih ke karakter bright, lebih menonjolkan suara vokal dan detail, suaranya jernih, lebih clear aja, mid n high-nya dapet, cocok banget buat dengerin lagu accoustic tapi tenang bassnya juga masih kerasa kok masih ok lah dipake lagu genre lain. Untuk nonton film pun ini saya rasa oke banget, latency-nya cukup rendah sekali, lalu fitur keren lainnya earbuds ini juga punya fitur waterproof level ipx5, owh yah jarak bluetoothnya sendiri mampu terkoneksi hingga 10 meter. So layak beli atau ngga, bagi kalian yang basshead banget, mending skip tws satu ini tapi bagi kalian yang lebih nyaman di tipe atau karakter balance, clear dan detail pada vocal, blitzwolf ini wajib dicoba. Tapi kembali lagi ke selera kuping kalian karena seperti biasa setiap orang selalu berbeda-beda.


Read More

Wednesday, February 12, 2020

Tampil Keren, Ga Perlu Mahal, SMARTWATCH BLITZWOLF BW-HL2


        Assalammualaikum halo, ada rekomendasi baru lagi nih smartwatch harga terjangkau tapi tampilan dan kualitasnya memukau. Ini dia Blitzwlof BW HL2, kalian bisa dapetin produk ini di banggood.com dengan harga sekitar Rp.500rba-n saja. Nanti link seller-nya saya cantumkan di kolom deskripsi. di belakang kemasan ada spesifikasi singkat jam nya, luas layar 1.3in IPS dengan resolusi 240x240 pixel, baterai 200mAh yang di-claim mampu bertahan hingga 1 minggu,  waterproff ip67, berat kurang lebih 49gr dan tentunya support android mulai versi 4.4 dan ios versi 8.0.


        Dalam boxnya terdapat body jam-nya, lalu ada strap semi kulit yang bagian bawahnya pake bahan karet, feelnya agak sedikit kaku.  Selanjutnya kabel charger tipe magenetik dengan 2 pin, terus terakhir buku manual yang lengkap ada pengaturan dan barcode aplikasi penunjang. 
       Terlihat disini finishing body-nya apik.. rapih.. kira-kira diameternya sekitar 44mm dengan ketebalan 12milimeter.. pertama pasangkan dlu strap-nya mudah banget karena sifatnya quick realease, tinggal slide bagian kuncinya. layarnya terbilang pekat terlihat keren. Nah body jamnya ini dari bahan logam jadi terasa solid, lalu di bagian belakangnya ini berbahan polycarbonate. 
        Di bagian sisi kanan ini ada tombol power, sisi lainnya polosan saja, belakang body tepat dibagian tengah ada sensornya, lalu ada 2 plate ato pin untuk nge-charge dan beberapa icon sertfikasi kelayakan produk.



         Langsung cek bagian menu pada smartband-nya, slide ke kiri kalian bisa cek statistik olahraga dan heart rate, slide dari atas ada beberapa shortcut seperti Pengaturan cahaya layar, cakep nih bisa tambah terang, lalu ada timer, fitur find phone, bagian sistemnya dan terakhir power off .
        Berikut-nya slide dari bawah buat ngecek pesan terbaru, lalu slide dari kanan, ini baru masuk ke menu utama, disini ada sport data, heart rate, spo2 ini untuk cek kadar oksigen dalam darah, slide keatas lagi ada cek tekanan darah, ada monitoring sleep, monitor olah raga dan lainnya. Disini saya ga nemu setting pengganti tampilan watch face, jadi langsung coba di tekan saja dilayar ketika pas tampilan utama, disini ada 5 tampilan, katanya sih update mendatang akan lebih banyak lagi temanya.



     Sebelum pairing dengan smartphone, instal aplikasi fit cloud pro, lalu atur beberapa setting-an untuk profil. Nampak pada tampilan aplikasi ada jumlah kalori terbakar, jumlah langkah dan total goal-nya, lalu di bawahnya beberapa statistik monitoring sleep, heart rate, tekanan darah dan monitor oksigen.


      Di tab selanjutnya ada disini kita bisa atur beberapa setingan notifikasi pesan masuk. Nah yang kurang disini ga da pengaturan pengubah tema dan wallpaper, mungkin nanti ada update. Ya sekilas disini keliatan besar diameternya di tangan saya dan respon wake up displaynya agak sedikit lambat..tapi so far cakep banget sih ni smartwatch di harga 500rban.

VIDEO



Read More

Monday, February 10, 2020

3 Hal Yang Bikin Asus Zenfone 6 Keren Buat Bikin Video!!


        Sebuah penantian yang terbayar indah dengan hadirnya Asus Zenfone 6 resmi bagi kamu yang suka foto-foto, nge-vlog ataupun bikin video cinematic. Kapan lagi..ada hp dengan kualitas kamera belakang dan kamera depan sama hasilnya.
       Setidaknya ada 3 hal yang bikin hape ini jadi idaman buat kalian para pembuat konten video lewat hape. Pertama sebuah proses yang apik untuk membuat gambar lebih hidup tidak terlepas dari kinerja dapur pacu yang dipakai ponsel ini. Ya Qualcomm Snapdragon 855 punya banyak fitur pendukung salah satunya seperti fitur hdr+, rekam 4K HDR dengan bokeh dan tentunya bisa merekam hingga 480 fps untuk keperluan slow motion. Tak hanya itu diduetkan dengan ram 6GB dan rom 128GB menambah kinerja ponsel lebih smooth, ber-multitasking lebih lancar. 



     Selanjutnya konfigurasi kamera dan fiturnya. Asus Zenfone 6 ini dibekali kamera utama berukuran 48MP aperture f1.8 dengan sensor sony imx586 salah satu sensor kamera terbaik saat ini,  bukaan lensa yang besar dan punya fokus cepat jadi lebih smooth banget buat foto makro seperti ini.


        
        Kamera kedua berukuran 13MP lensa ultra wide dengan aperture f 2.4, disini saya lebih suka lensa ultra wide sebagai pendamping lensa utama karena lebih bisa menampilkan pandangan yang berbeda dari versi normal, lebih banyak kepake saat nge-vlog atau foto rame-rame di banding lensa telephoto, karena masih ada fitur zoom in klo kepaksa banget mau foto objek dari kejauhan.


     
        Cakepnya kamera dengan tipe flip seperti ini kalian bisa atur besar sudut flipnya. Dengan menekan tombol volume, tidak perlu mengambil langkah yang sulit untuk meng-capture objek di luar jangkauan kita. Ada banyak mode dan fitur yang ditawarkan pada aplikasi kameranya. contoh mode panorama, jadi lebih mudah karena kameranya secara auto gerak sendiri, ini memungkinkan hasil fotonya lebih simetris, berikutnya  fitur hdr+, ini yang bantu foto kalian lebih tajam, warna lebih vibran.



        Yang menjadi favorit gayafone adalah motion tracking. Ketika meng-capture objek yang sering bergerak, tinggal lock.. Secara auto kamera mengikuti objeknya, lalu ada  fitur slow m, teknisnya fitur ini meningkatkan fps pada video untuk mendapatkan gerakan yang lebih mulus saat dibikin lambat, sehingga  memerlukan cahaya lebih besar, saya sarankan ujicoba saat siang hari.
        Ada beberapa bagian yang saya suka saat membuat video dengan smartphone ini, salah satunya resolusi video bisa dipilih sesuai kebutuhan. Nah saya lebih memilih fhd  60 fps karena lebih leluasa mengubah speed video tanpa perlu khawatir noise lebih banyak, lalu atur kompresi di h.264 agar sesuai yang dipakai youtube, selain itu juga ada gyro eis yang membuat videonya terlihat stabil.



       Disini saya sudah instal beberapa aplikasi editing video seperti filmora, vidtrim, quick, kinemaster dan lainnya. Kita test coba paling gampang buat video instagram pakai aplikasi quick. Disini sudah tersedia banyak template, tinggal perlu masukan beberapa file video saja nanti backsound dan transisi video diatur scara auto. Cakepnya berkat dapur pacu yang powerfull, render aplikasi ini jadi terasa lebih cepat.
        Point terakhir untuk menopang semua aktivitas tadi, ponsel ini ditanami baterai besar 5000mAh yang menurut saya sangat cukup sekali agar Zenfone ini tetap bisa beroperasi seharian penuh saat ambil video kesana kemari. Bahkan untuk streaming youtube seharian bisa tahan 15 jam lebih dengan tingkat cahaya 40% dan pakai koneksi wifi, apalagi ditambah fitur QC 4.0, proses charging jadi lebih cepat.
        So bagaimana menurut kalian ?? performa dapur pacu yg powerfull, kamera flip dan segudang fiturnya hingga daya tahan baterai yang cukup awet, tiga point tadi sudah menurut saya sudah mewakili kebutuhan videografi dengan smartphone. Ok sampai jumpa di postingan berikutnya, Terimakasih.

VIDEO


Read More

Monday, February 3, 2020

True Wireless Earphone Airboom Phantom, Sekarang Lebih Terkesan Berkelas


      Kali ini saya kedatangan bluetooth earphone dari Vyatta, sekilas dari box-nya ini cukup menjanjikan yah, nampak lebih premium apalagi ada logo qualcomm aptX HD dengan support google assistant dan juga Siri, seperti biasa garansi nya 12 bulan.  
         Dalam kemasan yang pertama ada box kecil hitam didalamnya dapet kabel micro usb type c, dapet eartips tambahan, berikutnya charging box.. wihh ini emang beda sih, kesannya airboom ini memang berkelas, selanjutnya earbuds, ini materialnya plastik tekstur doff yah dan yang terakhir buku panduan yang lengkap dengan gambarnya jadi lebih informatif.


       Material charging box-nya ini hampir seluruhnya berbahan plastik, ya pasti beranggapan ini mirip tempat bedak atau kosmetik lainnya, di bagian atas tampilan paling cakep sentuhan glossy dengan tesktur spiral. Klo ada pantulan cahaya bisa terlihat efeknya. Di pinggiran case-nya ini beraksen doff dan klo diteliti lebih dekat ini seperti dilapisi lagi oleh sticker, di bagian bawahnya juga sama dengan sentuhan doff bertuliskan designed by vyatta. Owh yah di bagian sisi samping ada port charger micro usb type C.





         Lanjut cek interior, terlihat disini sangat detail sekali ada keterangan mana kanan dan kiri, lalu ada led indikator baterai yang tersisa, klo dipasangkan dengan earbuds, terlihat ada indikator baterai earbuds-nya bergerak. Untuk daya tahan baterai charging box-nya ini kurang lebih bisa 40 jam playing lagu dengan fitur fast charging 5 menit buat nge-charge earbuds untuk 1,5 jam memutar lagu. 
       Earbuds-nya berbahan plastik dengan aksen doff, karetnya sendiri lembut, cukup lentur. Cakep ada detail mana kanan dan kiri dan jg tekstur touch control-nya ini lebih stylish dengan sentuhan ala kaca, owh yah  disini ada led indikatornya, lalu disamping ada lubang microphone dan di bawahnya juga sama ada lubang microphone untuk noise cancelation. 
       Saat dicoba ternyata cepat juga pairingnya, kiri kanan langsung terkoneksi, nah disini juga sudah terlihat logo aptX tapi masih versi lama, bukan versi plus. ketika dipasang di telinga posisi earbuds pas, ga bikin sakit. Saya coba nonton video ternyata latency-nya cukup rendah, minim delay, suara ter-delivery dengan baik, hanya saja unit yang saya pegang ini transmisinya agak sedikit terganggu saat kita coba naikan volume suara dari hp-nya. Setelah beberapa menit coba dengarkan lagu, untuk tipe yang ini beda dengan Airboom sebelumnya, yang ini bass-nya sedikit lebih terkontrol, ga terlalu boomy banget dan detail-nya lumayan masih terdengar meski kalah dengan power bass-nya.. So far sih klo kalian suka karakter balance yang sedikit naik bass-nya, ni mungkin aja cocok buat kalian.
        Cakepnya disini punya fitur touch control yang cukup banyak salah satunya bisa putar lagu selanjutnya bahkan buka fitur google assistant, nah kalian bisa baca detail-nya di buku panduan tadi yah. Okay sampai disini saja postingan kali ini, Terimakasih.

Earphone ini bisa dibeli di :
Tokopedia : https://invol.co/clkpbe
Lazada : https://invol.co/clkpbi

VIDEO



Read More

Tuesday, January 28, 2020

Review vivo Y12, Udah Turun Harga Nih


        Mungkin sekitar 5 bulan lalu kalian pernah lihat beberapa ulasan hp ini di website lain dengan harga hape masih normal sekitar 2.1-jutaan, di bulan Januari 2020 ini turun harga jadi 1.7juta-an saja, bagaimana ? kira-kira recommended ?? kita cek dulu apa saja yang ada dalam paket penjualannya.
   Setelah kita buka segel, didalamnya ada box kecil lagi, disini ada buku panduan dan softcase, selanjutnya vivo y12 ya sendiri, kertas imei, sim ejector, kepala charger dengan output 5v 2A dan kabel data micro usb.


     Dimulai dari segi desain,, vivo tetap memberikan sentuhan casing belakang yang menarik layaknya flagship mereka meski hp ini di level mainstream, warnanya kekinian dengan polesan gradasi. Materialnya bukan kaca melainkan polycarbonate tapi mantul bisa secantik ini, pinggiran frame dibentuk membulat sehingga pengalaman digengaman lebih nyaman. 
       Sebelah kanan ada tombol power dan volume, bagian atas polosan saja, disebelah kiri ada ruang simcard yang sudah nganut sistem triple slot, sedangkan dibagian paling bawah ada lubang jack audio 3.5mili, lubang microphone, lubang charger dan lubang speaker. Balik kebelakang, sebelah kiri atas dengan bingkai detail warna emas Ai triple camera, lensa utama 13MP aperture f2.2, 8MP aperture f2.2 lensa ultrawide dan lensa ketiga 2MP aperture f2.4 untuk efek bokehnya. Selanjutnya geser kebawah ada led flash dan sensor fingerprint. Lanjut lagi kebagian depan. terbentang layar 6.35in beresolusi HD+ ultra all screen yang sudah punya rasio 19.3:9, menurut saya detail dan warnanya pun masih terbilang tajam dan punya sudut pandang yang baik, nah paling atas layar nyempil earpice dan kamera selfie 8MP aperture f2.2. Untuk keseluruhan fisiknya sih terbilang ok dikelasnya, meski berasa agak besar tapi masih handy dan cukup pas bobotnya.


     Operasi sistem sudah berbasis android versi 9 atau android pie, seperti biasa vivo memakai tampilan UI Funtouch OS. Di hape ini pun juga sama ada beberapa fitur yang biasanya terdapat di hape vivo lainnya, seperti pengganti tampilan atau tema, smart motion, smart split, app clone buat kloning aplikasi, selanjutnya ada fitur jovi, ultra game mode dan yang ga kalah kerennya ada fitur dark mode-nya. Nah untuk kelengkapan sensornya ada gyro dan magnetic juga loh.



       Soal keamanan sensor fingerprint yang tersemat di hape ini terbilang responsif banget, begitu juga dengan face unlock-nya. vivo Y12 ditenagai processor octacore Mediatek P22, ram 3GB dan rom 64GB, ya memory cukup pas untuk kebutuhan penyimpanan saat ini. Kombinasi dapur pacu hp ini mampu menembus score Antutu 92rb-an, bukan score yang tinggi tapi sudah mampu melibas game call of duty mobile dengan grafis low dan frame rate di medium dengan cukup lancar, jangan lupa setting ultra game mode-nya biar lebih maksimal. 



        Karena ditopang baterai jumbo 5000 mAh hape ini salah satu hape dengan daya tahan baterai yang lama, penggunaan sehari2 saya pun masih bisa tahan sehari lebih. Soal kualitas audio meski ga semerdu suara Raisa dan ga selantang suara Judika..so far masih enaklah didengar.. 


      Selanjutnya untuk fitur kamera disini ada fitur HDR, portrait, wide angle, mode beauty, panorama, pro dan lainnya. sedangkan untuk mode rekam video kamera belakang ini, mampu hingga resolusi FHD. Nah kamera depannya juga sama ada fitur hdr, portrait dan lain-lain.





        Defaultnya saat ngambil foto di beberapa situasi, biasanya terlalu over exposure, kalian perlu atur turunkan exposure-nya dengan cara ditekan di tengah layar, lalu geser ke bawah, owh yah untuk hasil foto lensa widenya terbilang simetris. Berikut ini hasil fotonya, saat disiang hari foto yang dihasilkan terbilang cakep, asal fokus dan exposure pas bakal bikin fotonya terlihat keren. 




       Nah klo sedikit lowlight atau malam hari.. saat HDR aktif, tangan kita harus stabil saat ngambil gambar, biar foto nampak lebih detail, ga blur dan minim noise. Untuk rekam video terlihat shacky.
      Okay di penghujung ulasan, vivo Y12 ini jadi salah satu pilihan buat kalian dengan budget terbatas yang ingin punya hape bertampang cakep, layar lebar dan daya tahan baterai yang cetar.  Semoga informasi tadi jadi bahan masukan buat kalian yang lagi cari hape baru. Sekian sampai jumpa di ulasan selanjutnya.

VIDEO


Read More